Selasa, 05 Juni 2012


How To Be Happy..............


:D  Have a target and goal.
:)  Smile always.
:lol:  Share the happiness with others.
:mrgreen:  Willing to help others.
:lol:  Keep a childlike heart.
:|  Get on well with different kinds of people.
:lol:  Keep the sense of humor .
:mrgreen:  Keep calm when surprise comes.
:|  Forgives others.
:D  Have some really good friends.
:mrgreen:  Team work.
:)  Enjoy the family gathering time.
:)  Be confident and proud of your self.
:lol:  Respect the weak.
:mrgreen:  Party your self some times.
:mrgreen:  Be brave and courageous.

http://r3fin3.files.wordpress.com/2010/12/kimchi.jpg?w=500&h=375

 KIMCHI

Kimchi adalah masakan tradisional Korea, salah satu jenis asinan sayur hasil fermentasi yang diberi bumbu pedas. Setelah digarami dan dicuci, sayuran dicampur dengan bumbu yang dibuat dari udang krill, kecap ikan, bawang putih, jahe dan bubuk cabai merah. Sayuran yang paling umum dibuat kimchi adalah sawi putih dan lobak. Kimchi  berarti “sayuran yang direndam.”Di Korea, kimchi selalu dihidangkan di waktu makan sebagai salah satu jenis banchan yang paling umum. Kimchi juga digunakan sebagai bumbu sewaktu memasak sup kimchi (kimchi jjigae), nasi goreng kimchi (kimchi bokkeumbap), dan berbagai masakan lain.

 Kimchi dibuat dari berbagai jenis sayuran sehingga mengandung kadar serat makanan yang tinggi, namun rendah kalori. Sebagian besar kimchi dibuat dari sayuran seperti bawang bombay, bawang putih, dan cabai yang baik untuk kesehatan. Kimchi kaya dengan vitamin A, thiamine (B1), riboflavin (B2), kalsium, zat besi, dan bakteri asam laktat yang baik untuk pencernaan. Pada tahun 2000, strain bakteri asam laktat (strain MT-1077T) penghasil bakteriosin yang diisolasi dari kimchi diberi nama Lactobacillus kimchi.
Kimchi disebut sebagai salah satu dari lima “makanan tersehat di dunia” menurut majalah Health Magazine. Kimchi kaya dengan vitamin, membantu pencernaan, dan kemungkinan dapat mencegah kanker. Sayuran yang sudah lama diketahui baik untuk kesehatan, apalagi ditambah kultur bakteri hidup pada kimchi yang lebih banyak dari yogurt. Pemakaian cabai merah dalam jumlah banyak pada kimchi juga sering disebut-sebut baik untuk kesehatan.


 
Bahan-Bahan
  • 1 buah sawi putih
  • 1/2 buah bawang bombay, iris tipis
  • 1/4 btg wortel, iris tipis memanjang
  • 1/4 btg lobak putih, iris tipis
  • 4 btg daun bawang.
  • 2 sdm bawang putih, parut
  • 1 sdt jahe, parut
  • 1/2 gelas bubuk cabe Korea
  • 2 sdt garam
  • 1 sdm gula
  • 1/2 gelas garam kasar/garam laut
  • 1 gelas air cup water
  • 1/4 gelas saus ikan Korea
  • 1/3 gelas air
  • 1 sdm tepung
Cara Mengolah
  1. Belah sawi putih menjadi 4 bagian, cuci dan tiriskan. Potong daun bawang menjadi irisan kecil-kecil.
  2. Campur 1/2 gelas garam kasar dan 1 gelas air. Masukkan sawi putih ke dalam campuran air garam dan rendam 6-8 jam atau semalam. Cuci dan keringkan.
  3. Masukkan 1/3 gelas air dan 1 sdm tepung ke dalam panci di atas api sedang, aduh rata hingga mendidih lalu matikan apinya. Diamkan.
  4. Setelah campuran tepung dan air dingin, masukkan bubuk cabe Korea, garam, gula, saus ikan Korea, bawang putih parut dan jahe. Aduk rata lalu masukkan semua sayuran yg tersisa (daun bawang, lobak, wortel).
  5. Ambil satu bagian sawi putih lalu isi dengan campuran di atas. Usahakan agar sawi dapat dilipat dua lalu bungkus dengan bagian daunnya.
  6. Letakkan di dalam wadah kedap udara dan biarkan semalaman lalu simpan dalam kulkas selama 2-3 hari.
  7. Hidangkan dengan nasi.

http://www.adipedia.com/cara-membuat-kimchi-masakan-tradisional-korea/

Senin, 28 Mei 2012


 image002.jpg   
 NANIURA
Bahan-Bahan :
0,5 kilogram ikan mas
3 biji asam jungga
0,25 ons andaliman
1 onskemiri
5 cm lengkuas
5 cm kunyit
2 ikat rias
5 siung bawang merah
3 siung bawang putih
setengah ons cabe merah
Cara memasak :
1. Ikan mas dibersihkan dari sisik, kemudian ikan dibelah dua dari punggung ikan. Duri ikan dikeluarkan semuanya. Sesudah bersih, ikan digarami dan diasami. Dibiarkan selama 5 jam.
2. Kemiri di gongseng, dibiarkan dulu. Jahe, kunyit, bawang merah dan putih di goreng. Kemudian rias dikukus, sedangkan cabe digiling. Seluruh bumbu kemudian diulek (tumbuk).
3. Bumbu dimasukkan atau diolesi ke permukaan ikan. Biarkan satu jam lagi.
4. Siap dihidangkan


  SAMBAL TUKTUK
Bahan – bahan ;
1. lada hitam,
2. jahe,
3. kencur,
4. bawang merah,
5. bawang putih,
6. wijen hitam (longa),
7. kemiri,
8. garam,
9. jeruk nipis khas Batak (unte hajor),
10. lengkuas,
11. tuba (andaliman),
12. temulawak (Lempuyang).


[Nanitombur.JPG]


Selasa, 22 Mei 2012

 Membuat Rencana 


Rencana yang baik menjadi suatu kekuatan yang begitu besar bagi keberhasilan manusia.

Salah satu metode untuk mengetahui apakah rencana yang kita miliki mampu untuk diwujudkan adalah dengan  metode SMART.
 
S : Specific (spesifik)
      Rencana dengan tujuan yang spesifik lebih meningkatkan prestasi kerja yang meningkat dibandingkan dengan tujuan yang dibuat secara umum. Sebabnya,rencana atau tujuan  yang terlalu umum dan tidak terdefinisi dengan jelas lebih sulit dicapai karena tidak jelas arahnya. Jadi daripada mengatakan “aku akan menerbitkan sebuah buku” sebaiknya katakan “aku akan menulis minimal 1 halaman setiap hari”.

M : Measurable (bisa diukur)
        Berikan jumlah, waktu, tanggal, dan patokan lainnya untuk mengukur kesuksesan Anda. Jadi, daripada mengatakan, “Saya ingin keliling dunia”, sebaiknya katakan “Saya akan menyelesaikan perjalanan saya pada 31 Desember 2012″

A : Attainable (bisa dicapai)
       Pastikan bahwa tujuan yang ingin Anda raih memang mungkin dicapai. Jika sebaliknya, Anda mungkin justru akan kehilangan semangat dan keyakinan diri. Meski demikian, jangan juga menetapkan tujuan yang terlalu mudah. Dengan menentukan tujuan yang realistis sekaligus menantang, Anda akan memperoleh kepuasan saat mencapainya.

R : Relevant (relevan)
       Tujuan yang anda buat seharusnya sejalan dengan arah kehidupan juga tujuan karis yang sedang Anda tuju. Jika harapan yang Anda miliki acak dan tidak konsisten, Anda hanya akan membuang-buang waktu, sekaligus menyia-nyiakan hidup Anda.

T : Time Bound (memiliki batasan waktu)
       Tujuan Anda harus punya deadline (batas waktu). Ketika Anda bekerja dengan deadline, maka situasi “mendesak” yang terasa akan membuat kita mampu meraih prestasi lebih cepat.